(Berusaha) Memulai Gaya Hidup Hijau

Akhir-akhir ini, saya sering membawa box makan ke warung makan tempat saya biasa membeli lauk dan sayur untuk makan. Oh iya, saya adalah seorang perantau yang kuliah di Universitas Indonesia, saat ini tinggal di sebuah kos di sekitar Jalan Margonda. Saya biasa memasak nasi sendiri di kos, dan membeli lauk dan sayurnya dari warung makan di dekat kos. Nah, bisa dibilang saat ini saya melakukan kebiasaan baru saya ketika membeli lauk dan sayur di warung makan tersebut, yaitu membawa box makan sebagai tempat untuk lauk dan sayur yang saya beli.

Bisa dibilang, kebiasaan yang saya lakukan ini terlihat aneh oleh orang-orang disekitar saya. Karena “normal”nya, jika membeli lauk dan sayur dari warung makan, ya tinggal dibungkus plastik yang diberi oleh pihak warung. “Gitu aja kok repot!”, begitu mungkin pikir orang-orang. Namun, saya tak segan-segan untuk merepotkan diri sendiri membawa tempat makanan sendiri agar tidak meminta plastik untuk membungkus sayur dan lauk. Alasan saya sebenarnya sebenarnya sederhana saja, saya sejak dulu prihatin dengan global warming dan ingin ikut menjadi agent of change dunia. Tapi sayangnya saya selalu terhalang untuk mengikuti NGO-NGO macam Greenpeace. Saya jadi sadar, untuk apa ikut organisasi tersebut jika tidak mampu untuk berbuat nyata? Karena itu, saya mulai berbuat nyata. Dari hal yang paling kecil seperti hal mengurangi penggunaan plastik dalam kehidupan pribadi saya, saya paling tidak mulai act, tidak hanya speak. Buat saya, ini merupakan sebuah hal yang luar biasa, karena saya percaya, ketika kita sudah memulainya, jika konsisten, kita akan dapat melakukan hal yang lebih besar lagi.

Saya dipandangi aneh oleh orang-orang yang melihat saya, bahkan ditanya oleh seorang anak kecil, “Emangnya kakak mau kemana kok bawa kotak makan sih?”. Saya hanya tertawa. Lalu saya jelaskan maksud saya apa, tapi sayangnya dia tetap tidak mengerti. Hahaha.. Kelak kamu akan mengerti dek.

Saya tidak peduli, atau lebih tepatnya berusaha untuk tidak peduli dengan pandangan orang yang menganggap saya sebagai orang aneh. Yah, memang pada awalnya jujur saja saya malu melakukannya, tapi saya percaya, walau kecil saya sudah berkontribusi bagi bumi ini. Plastik merupakan salah satu benda yang penggunaannya harus ditekan karena sifatnya yang sangat sulit diuraikan. Reduce (Kurangi), Reuse (Gunakan kembali), dan Recycle (Daur Ulang), tiga hal yang kedengarannya klise, namun ternyata memang sangat penting dilakukan dalam mengurangi plastik dari kehidupan kita. Karena seperti kita ketahui, plastik merupakan salah satu jenis sampah yang paling banyak menyumbangkan sampah di dunia.

Saya tidak takut tampil beda, untuk berkontibusi bagi bumi ini. Memang seharusnya jangan pernah takut tampil beda, karena bumi memang membutuhkan orang-orang yang beda, yang berani bertindak dan berkontribusi untuk masa depan bumi yang lebih baik.

Advertisements

One thought on “(Berusaha) Memulai Gaya Hidup Hijau

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s