James Cameron’s Avatar: Fantastis


Avatar emang fantastis.

Luar biasa kalo melihat apa yang dihasilkan oleh seorang James Cameron. Imajinasinya, efek yang digunakan dalam film, dan pesan yang disampaikan oleh James Cameron dalam film tersebut. Coba kita lihat satu per satu dari ketiga aspek yang saya sebutkan tadi.

Imajinasinya memang luar biasa. Sang sutradara film terlaris sepanjang masa, Titanic, berhasil membuat sebuah planet baru, makhluk-makhluk baru, spesies-spesies tanaman yang baru, sebuah kebudayaan baru, dan sebuah alur cerita yang dikemas sangat baik. Pandora adalah hasil imajinasi James Cameron. Kita bisa melihat betapa uniknya suku Na’vi, indahnya tanaman yang mampu bersinar di malam hari, dan betapa indahnya gunung haleluya yang melayang di udara. Semua adalah hasil imajinasinya. Saya selalu takjub kepada orang-orang yang mampu membuat sebuah “dunia baru” lalu menuangkan idenya tersebut dalam film atau komik atau cerita novel. Orang-orang tersebut adalah orang-orang yang menurut saya luar biasa, betapa dalam imajinasinya sehingga mampu membuat sebuah “dunia yang benar-benar baru”.


Efek yang digunakan? jangan ditanyakan lagi. Visual efek yang digunakan dalam film ini kabarnya merupakan terobosan baru dalam dunia per-film-an. suku Na’vi dalam film ini sepenuhnya merupakan animasi CGI. Berarti bisa dikatakan James Cameron sukses menyatukan antara makhulk-makhluk animasi dengan makhluk-makhluk nyata. Hal yang sama juga terjadi di Lord of the Rings, tapi menurut saya (dan sumber-sumber yang saya baca), James Cameron melakukannya dengan lebih luar biasa. mengenai visual efek ini secara sekilas bisa dibaca di http://www.infokomputer.com/index.php/news/read/4467/NetApp.Berada.Di.Balik.Film.Avatar

Nah yang terakhir, tapi menurut saya yang terpenting adalah pesan yang berusaha disampaikan oleh James Cameron. Tentang alam. Dan tentang apa yang dilakukan oleh manusia terhadapnya. kita bisa melihat kerakusan manusia melalui sang pemimpin proyek di Pandora, Parker Selfridge , yang dengan entengnya menyerang suku Na’vi di rumahnya sendiri dan menghancurkan hutan yang begitu indah demi membuka tambang unobtanium, mineral langka di bumi yang harga per kilogramnya mencapai US$ 20 miliar. Simpel, inilah yang juga dilakukan manusia di bumi ini.
Saya selalu miris melihat tanah-tanah yang dilubangi begitu besarnya demi mendapatkan emas, tembaga, dan hasil tambang lainnya. apalagi jika itu dilakukan dengan membuka hutan terlebih dahulu. Apalagi jika harus mengusir suku setempat dan menghancurkan tempat tinggal mereka. Sekilah, saya teringat akan sebuah suku di Papua yang harus menyingkir akibat tambang emas Freeport. Apa perasaan Anda ketika diusir dari tempat tinggal Anda yang secara turun temurun ditinggali tanpa memberikan imbalan yang pantas? Saya jadi mengerti mengapa Freeport selalu diserang oleh warga suku setempat. walaupun sudah bertahun-tahun ada di Papua, Freeport tidak pernah akan diterima oleh warga setempat.

Lalu saya juga teringat dengan para pembela iklim Greenpeace di Riau yang ditahan oleh polisi, padahal mereka berusaha menyelamatkan bumi. Saya teringat hal ini ketika adegan dimana dr.Grace, Jake Sully, dan Norm Spellman ditahan oleh pihak perusahaan karena dianggap membangkang. Padahal yang dilakukan mereka adalah melindungi hutan dan suku setempat. itulah yang dilakukan polisi di Riau. para pembela iklim itu berusaha untuk melindungi Bumi, namun yang terjadi malah mereka ditahan dan diusir oleh polisi.

Ironis, manusia sampai saat ini tetap tidak mengerti betapa pentingnya menjaga hutan, padahal bencana dan perubahan iklim sudah sangat terasa. Tak perlu panjang lebar, pesan dalam James Cameron’s Avatar ini sangat mulia. Dan mungkin sangat mengena. 🙂

Advertisements

One thought on “James Cameron’s Avatar: Fantastis

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s