Gagal

Ada orang yang mempunyai pengalaman dengan kegagalan lalu berhasil membuat pengalaman kegagalannya tersebut menjadi semacam “antibody” bagi rasa gagal selanjutnya. Maksud saya, ketika dia mengalami kegagalan selanjutnya, dia tidak down dan terlalu tenggelam dalam rasa kecewanya. Biasanya orang-orang seperti ini adalah orang-orang yang memiliki mental yang bagus dan baja sehingga gampang bangun kembali ketika dia jatuh (baca: gagal).

Tapi ada juga orang-orang yang tidak mampu menguasai rasa kecewa mereka ketika mereka gagal. Orang-orang seperti ini biasanya lebih mudah down dan sulit bangun lagi. Penyebab mereka seperti ini kalau menurut analisis saya ada dua:

  • Pertama, dia jarang gagal, jadi selama ini selalu merasakan keberhasilan yang gilang gemilang sehingga sekalinya dia gagal, dia akan merasa diri mereka pecundang dan tidak berguna. Mereka akan sulit bangun dan kepercayaan diri yang sebelumnya terbangun megah karena keberhasilan-keberhasilan mereka di masa lampau langsung hancur berantakan.
  • Kedua, mereka adalah orang-orang yang gagal menjadikan kegagalan-kegagalan sebelumnya (oke gua tau bahasanya jadi aneh hehehe..) sebagai pelajaran mental bagi diri mereka. Jadi walaupun mereka sudah pernah mengalami kegagalan-kegagalan sebelumnya, tapi mereka tetap tidak mempunyai mental yang baja karena tidak dapat membangun mental melalui kekecewaan akibat kegagalan-kegagalan sebelumnya.
Orang-orang seperti ini tidak memiliki mental yang cukup keras untuk menerima sebuah kegagalan. Makanya, ketika mereka menerima kekecewaan yang cukup mendalam karena sebuah kegagalan, orang-orang seperti ini akan susah untuk bangun dan menerima kenyataan.

Kabar buruk, saya termasuk bagian dari mereka-mereka yang gampang down ini. Persis seperti kejadian kemarin, ketika pengumuman BEM FISIP UI 2010. Teman-teman saya rata-rata sudah mendapatkan kabar mengenai diterimanya mereka menjadi anggota BEM yang baru sejak pagi dan siang, dan saya hanya iri melihat mereka. (Mekanisme pengumuman tergantung masing-masing Kepala Departemen, ada yang ditelpon, ada yang lewat SMS..) Saya? HP saya kosong dari telepon atau sms yang mengabarkan kalau saya diterima. Padahal saya sangat berharap sekali untuk diterima, bahkan sudah menjadi salah satu poin dari Resolusi 2010 saya. (Walaupun di resolusi tersebut menyebutkan kalau saya ingin masuk Dana dan Usaha, tapi pada kenyataannya saya mendaftar di Departemen Sosial Masyarakat)

Sampai malam saya menunggu dan sudah putus asa. Saya sudah merasakan kegagalan yang akan saya terima, dan saya langsung down. Persis seperti yang saya katakan di atas. Saya sudah berusaha untuk menghibur diri saya sendiri, tapi tetap saja: Putus asa dan kecewa. Intinya, saya down.

Sederhana sebenarnya, ini masalah mental. Ada yang bilang: “Mental dibangun melalui pengalaman”. Jika mengacu pada kalimat tersebut, kita bisa mengerti mengapa orang-orang tipe pertama tidak mempunyai mental yang kuat untuk gagal. Tentu karena mereka yang jarang sekali gagal (Dan bahkan cenderung untuk selalu meraih kesuksesan) tidak mempunyai pengalaman yang cukup untuk dapat membangun mental yang kuat untuk menghadapi kegagalan. Orang-orang ini mungkin butuh “pengalaman gagal” yang lebih banyak agar mentalnya terbangun. Hehehe..

Kalo tipe yang kedua?
Ehm, kalo tipe yang ini bisa dibilang kesalahan diri sendiri. Seharusnya seseorang itu kan belajar dari pengalaman, tetapi sayangnya tipe kedua ini gagal untuk belajar dari pengalaman. Solusinya ya kembali kepada orangnya, dia harus bisa untuk belajar dari pengalaman-pengalaman kegagalan sebelumnya, yang pertama agar tidak gagal lagi, dan yang kedua agar mentalnya terbangun, sehingga dirinya lebih siap dan tidak mudah down lagi.

Oh iya, kenapa tiba-tiba saya jadi sok psikolog gini ya? :ngakak :hammer:

PS: Alhamdulillah saya diterima di Departemen Sosial Masyarakat BEM FISIP UI 2010. Tulisan ini saya buat semalam ketika putus asa gak dapet sms pengumuman. Ternyata Kadepnya emang ngerjain, baru sms setelah malem banget. :))

Advertisements

4 thoughts on “Gagal

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s