The Trees & The Wild dan Indie Art Wedding

Halo-halo.. akhirnya saya punya bahan buat nulis lagi. hehehe…
akhir-akhir ini lagi suka banget dengerin band-band indie lokal, ternyata banyak banget band yang menarik di luar yang saya suka sebelum-sebelumnya: Efek Rumah Kaca dan The SIGIT. hehehe…

yang mau saya rekomendasiin nih, yang pertama ada band indie dengan nama The Trees & The Wild. Mungkin band ini udah lama ya, tapi saya baru tau sekarang. hehehe.. Ketinggalan banget memang. Albumnya berjudul “Rasuk”.


Track List:
1. Rasuk
2. Verdure
3. Honeymoon on Ice
4. Irish Girl
5. Malino
6. Our Root
7. Berlin
8. The Noble Savage
9. Derau dan Kesalahan
10. Fight The Future
11. Kata

Kalo dengerin single nya, Irish Girl, pasti bakal merasa ini kayak penggabungan King of Convenience sama John Mayer. Suara vokalisnya emang mirip banget sama si penyanyi pop-blues ini. Dengan konsep akustikan, kerasa banget KOC nya. Hehehe…
Tapi coba denger Derau dan Kesalahan dan Our Roots. Dua judul ini yang langsung bikin saya jatuh cinta sama album ini. Saya merasa seperti menaiki lift, naik-turun. Ketika sedang berayun-ayun dengan suara musik lembut, tiba-tiba saja gitar dengan sedikit distorsi masuk. Derau dan Kesalahan adalah favorit saya.Oya, album ini juga masuk di 20 album terbaik 2009 menurut Rolling Stone.

Yang mau saya rekomendasiin kedua, adalah proyeknya Cholil Mahmud, vokalis-gitaris dari Efek Rumah Kaca dengan istrinya, Irma Hudayana. Berawal dari pesta pernikahan mereka berdua, para tamu undangan diberi souvenir sebuah CD, yang ternyata isinya adalah lagu-lagu ciptaan yang punya hajat. Keren kan? Dengan ide seperti itu aja, seperti menasbihkan mereka sebagai pasangan seniman. Hehehe…
Ditambah lagi dengan judul album yang akhirnya diproduksi oleh Yes No Wave Music. “Hidup Itu Pendek, Seni Itu Panjang”. Mereka pun menamakan duo itu sebagai Indie Art Wedding. Nama yang pada awalnya saya kira sebagai sebuah perusahaan yang menggarap masalah pernikahan. Hahahaha…

Track List:
1. Dua Langkah Kecil
2. Cinta Itu Sengit
3. Untuk Anakku dan Anak dari Anak-Anakku
4. Hidup Itu Pendek, Seni Itu Panjang

Setelah selesai mendengar track terakhir (hidup itu pendek, seni itu panjang), saya langsung sangat kagum dengan Cholil. Belum selesai kehebatannya di ERK, sekarang dengan proyek yang awalnya iseng mungkin, karyanya pun luar biasa.

Mungkin, menghasilkan karya seni yang baik memang harus dari hati, ya kan Cholil?

Oya, album ini bisa di download di situs Yes No Music.

Mari dengarkan karya-karya bermutu anak bangsa, karena seni itu panjang. Hahahaha..

Advertisements

4 thoughts on “The Trees & The Wild dan Indie Art Wedding

  1. makasih sudah berkunjung :Dbagus! beneran, kalo saya sih langsung jatuh cinta abis dengerin pertama kali. sekarang lagi sering diundang manggung kok di Jakarta. besok di Score! Citos ada band ini manggung di acara Traxcustic bareng Glenn Fredly.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s