[Review Pertandingan] Tottenham Hotspurs vs Chelsea

http://www.footytube.com/v/Mzk5ODU=


Gareth Bale menjadi bintang sedangkan rekannya di lini depan, Pavlyuchenko menjadi pecundang besar. John Terry seakan ingin memperlihatkan alasan kenapa jabatan kapten Inggris dicopot dari lengannya

Spurs memulai pertandingan dengan kepercayaan diri tinggi setelah sebelumnya menghancurkan Arsenal 2-1. Chelsea juga pede karena posisinya yang paling unggul untuk mendapatkan gelar juara. Tetapi Spurs menunjukkan bagaimana sakit hati setelah disingkirkan di semifinal piala FA oleh Portsmouth memberikan kekuatan yang besar yang bahkan tidak mampu dibendung oleh hasrat juara skuad Chelsea.
Awal pertandingan, Spurs langsung menekan lewat sayap dan membahayakan kotak penalti Chelsea dengan melakukan crossing-crossing rendah ke depan gawang Cech. Namun peluang shoot on goal pertama justru didapat oleh Malouda yang melepaskan tendangan keras yang masih mampu ditepis oleh Gomes. Walau begitu, Spurs terus menekan Chelsea sampai memaksa John Terry menyundul bola ke bahunya sendiri yang dianggap wasit sebagai handsball. Dari tayangan ulang sebenarnya bisa dibilang agak meragukan karena bola mengenai daerah bahu dan bukan lengan. Namun wasit tetap melihat hal tersebut sebagai handsball. Defoe dengan baik mengeksekusi penalti, 1-0 untuk Spurs di menit ke 15.
Chelsea berusaha membalas dengan terus menusuk lewat sayap kiri yang dimotori oleh Zhirkov dan Malouda. Zhirkov bermain cukup baik sebenarnya, dribling melewati satu dua pemain lalu melepaskan umpan. Malouda sempat mencetak gol di menit ke 37 namun posisinya offside. Masih 1-0 untuk Spurs.
Spurs terus menerus menekan Chelsea dengan baik, seakan-akan menambah beban Chelsea yang tertekan untuk terus menang agar gelar juara dipastikan secepatnya. Bale menciptakan mimpi buruk bagi Chelsea ketika solo run nya di menit ke 44 mengecoh Paulo Ferreira dengan mudahnya sehingga leluasa melepaskan tendangan yang menaklukan Petr Cech. 2-0 bagi Spurs. Mimpi buruk bagi Chelsea.
Dengan beban yang besar tersebut, Chelsea menjadi tidak fokus dan tidak tenang. Hasilnya? Serangan dengan mudah dipatahkan dan bek-bek Chelsea dengan mudah dipermainkan. Ternyata ketidaktenangan tersebut menular juga ke bangku cadangan. Ancelotti langsung menghabiskan jatah pergantian pemain ketika babak kedua dimulai. Setelah sebelumnya Ballack dimasukkan untuk menggantikan Mikel yang cedera di pertengahan babak pertama, Ancelotti langsung memasukkan Ivanovic dan Anelka untuk menggantikan Ferreira dan Joe Cole.
Namun semua itu tidak membantu.
Spurs tetap menekan dengan apik, menyisir sektor kanan pertahanan Chelsea lewat penampilan luar biasa dari bintang masa depan Wales, Gareth Bale. Hasilnya? John Terry terpaksa mengganjal si pemain muda ini dengan tackel yang cukup keras walaupun sebelumnya baru saja mendapatkan kartu kuning setelah mengganjal Modric. Kartu merah untuk Terry, dan entah mengapa sebuah senyum kecil di bibir Don Fabio yang datang ke White Hart Lane untuk menonton pertandingan ini.
Mungkin anda melihat Chelsea bermain dengan 10 pemain, tetapi jika dilihat lagi dalam prakteknya hanya ada 8-9 pemain Chelsea yang “aktif” di lapangan. Drogba sedikit mendapatkan masalah di pangkal pahanya, dan Deco ataupun Ballack tidak terlihat kontribusinya. Anelka bermain agak santai, walaupun beberapa kali usahanya tetap saja terbendung oleh penampilan solid lini belakang Spurs. Gomes juga bermain dengan gemilang, beberapa kali usaha Chelsea untuk membobol gawang Spurs dipatahkannya. Lawan bermain baik ditambah lagi tekanan untuk menang, Chelsea bermain terburu-buru dan terlihat tidak fokus. Hasilnya? Serangan patah, barisan pertahanan kocar-kacir, dan banyak pelanggaran-pelanggaran tidak perlu.
Walau begitu Chelsea tetaplah Chelsea. Lampard kemudian mengecilkan ketertinggalan di menit 91, sehingga menimbulkan sedikit harapan karena extra time di akhir babak kedua ini cukup banyak, lima menit. Tapi empat menit bukan waktu yang cukup untuk membongkar sebuah pertahanan yang sepanjang pertandingan bermain apik. Chelsea harus menerima kenyataan selisih poin dengan United di posisi kedua tinggal satu poin lagi setelah sebelumnya United menang 0-1 atas City lewat gol Scholes di akhir pertandingan. Tinggal menanti, siapa tim dengan mental juara yang lebih besar?
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s