Wanita Dan Pria: Kodrat

“Wanita adalah mahluk yang lebih superior derajatnya dari priah…”

“Pria.”

“Iyah. Priah.”

“Pria.”

“…pokoknya, KITAH kudu jungkir-balik, tiarap dan masuk jurang kalo udah ngejar cewek. Kitah kudu berhadapan dengan ketatnya persaingan,” Agus menunjuk jomblo-jomblo hina yang tadi mereka identifikasi “…kepasrahan terhadap jeleknya tampang….” Agus menunjuk parasnya sendiri dan paras Olip.

“Terima kasih,” tukas Olip dengan asam.

“Dan berlutut di belas kasih seleksi yang wanita miliki berdasarkan selera mereka. Orang yang 5 tahun memuja wanita bisa saja ditepis sang wanita dalam 2 detik jika wanita tersebut tidak suka atas dasar alasan apa pun.”

 

***

Yang pernah membaca novel Jomblo karangan Adhitya Mulya mungkin tahu percakapan di atas. Ya, percakapan itu terjadi dengan setting kantin kampus UNJAT. Saat itu Agus, Olip, dan Doni sedang menunggu Bimo yang sedang membeli ganja. Percakapan tiga orang itu pun tak jauh dari persoalan wanita, hingga akhirnya perkataan Agus diatas terucap.

Apakah Anda setuju dengan perkataan Agus di atas?

Selain ucapan Agus diatas, Doni, dalam bagian buku yang lain, juga mengatakan hal yang kurang lebih sama. Ucapan ini sekaligus sebagai nasihat bagi Agus yang saat itu berniat selingkuh dengan wanita bernama Lani.

“Hal Terakhir. Apa pun nasehat gua yang elu pilih, pastikan elu memperlakukan semua wanita dengan penuh perasaan dan hormat. Tempat mereka, di atas kita. Adalah kodrat mereka untuk kita puja dan manja. Bukan ada di bawah kita”.

Nah, apakah Anda setuju dengan perkataan Doni di atas? Sebenarnya kalau Anda setuju dengan ucapan Agus, otomatis Anda juga setuju dengan ucapan Doni karena pada dasarnya inti ucapan mereka sama. Hehehe.. 😀

Saya secara pribadi setuju dengan ucapan di atas. Saya bukanlah orang yang mendukung kesetaraan gender. Tidak, saya tidak setuju. Bagaimana pun Wanita dan Pria diciptakan berbeda, mereka tak akan pernah sama atau setara. Lalu di mana sebenarnya posisi wanita? Apakah benar di atas pria, seperti ucapan dua makhluk di atas?

Saya secara sok tahu berpendapat: posisi mereka fleksibel.

Loh?

Hehehe.. Memang, dalam banyak kesempatan, wanita memang seharusnya dihormati, disayang, dilindungi, dan dipuja oleh Pria. Merupakan hal yang aneh jika keadaannya sebaliknya, wanita yang memuja Pria. Apakah Anda tidak merasa aneh dengan kondisi di mana wanita mengejar-ngejar Pria pujaannya? Kalau saya sih, iya, walaupun itu merupakan hak mereka sebagai manusia. Tetapi, sekali lagi, pendapat saya tetap sama, prialah yang seharusnya mengejar-ngejar wanita. Prialah yang seharusnya berkorban demi wanita, dan prialah yang seharusnya jatuh bangun demi wanita.

Tetapi, dalam hal lain, ada saat-saat di mana wanita seharusnya berada di bawah pria. Saya percaya, Tuhan sesungguhnya menciptakan pria sebagai pemimpin, bukan wanita. Merupakan kodrat pria untuk memimpin, entah itu keluarga, masyarakat, negara, atau apapun. Bukan wanita. Dalam saat-saat seperti itu, maka posisi pria seharusnya lebih tinggi daripada wanita. Yah, karena pria merupakan sosok yang seharusnya memimpin.

Tetapi pemimpin bukan berarti seperti raja yang memperlakukan wanita layaknya perhiasan atau pelengkap saja. Pria sebagai pemimpin justru menempatkannya untuk menghormati kodrat wanita. Pria sebagai pemimpin justru membuatnya memiliki kewajiban untuk melindungi dan menyayangi wanita. Ya, menurut saya, kodrat pria sebagai pemimpin justru yang membuat pria harus menghormati kodrat wanita sebagai seorang yang harus dipuja dan dimanja.

Intinya, saya memang setuju wanita memiliki kodrat yang, dapat kita sebut, lebih tinggi daripada pria karena mereka harus dipuja dan dimanja. Tetapi saya juga berpendapat pria merupakan sosok alami sebagai pemimpin yang membuatnya memiliki kodrat lebih tinggi daripada wanita. Itulah kenapa saya menyebut posisi mereka sebenarnya fleksibel.

 

Kalau bingung, maka cobalah untuk tidak bingung. Karena saya sendiri juga masih berusaha untuk tidak bingung.

 

Salam bingung,

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s