Pulang?

Iri juga sama orang-orang yang masih bisa kangen sama rumahnya. Bahasa kerennya, homesick. Iri, karena rasanya kok saya gak pernah ngerasain yang namanya homesick parah itu gimana. Padahal, orang-orang yang saya cintai ada di rumah. Ayah, ibu, dan adik-adik yang nyebelin tapi lucu-lucu itu.

Rasanya kok saya lebih suka hidup “sendiri” kayak gini. Jauh dari orang tua. merasakan kebebasan, belajar bertanggung jawab dengan kehidupan sendiri. Mandiri. Lebih bebas belajar mengenai kehidupan di luar sana.

Tapi tetep aja iri. Saya takut, apa gak homesick itu tandanya gak sayang orang rumah ya? Apa karena rasa “kepemilikan” akan rumah itu sudah hilang?

Mungkin karena sudah 8 tahun hidup jauh dari orang tua. Mungkin karena sudah terlalu terbiasa. Tetapi rasanya gawat ketika rasa terbiasa jauh dari orang tua itu menjelma menjadi rasa aneh ketika pulang.

Tiba-tiba ingat rumah. Apa kabar mereka disana ya?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s