Panduan Tempat Ngopi Bagi Fakir Wifi Di Depok

20130511_231304Pekerjaan saya yang telecommuting alias tanpa kantor itu (karena hanya mengandalkan internet semata) membuat saya harus bekerja dari rumah – tepatnya dari kamar kosan – setiap hari. Bagi beberapa orang, pekerjaan seperti ini terlihat menyenangkan: Anda tak perlu bermacet-macet ria setiap hari untuk pergi ke kantor, atau lembur di kantor. Well, tidak saya pungkiri bahwa hal itu memang menyenangkan, tetapi di sisi lain, pekerjaan yang tanpa membutuhkan kehadiran kita di kantor juga benar-benar membosankan. Berada di satu tempat setiap saat bukanlah hal yang menyenangkan, apalagi tentunya tidak ada yang dinamakan dengan “teman kantor”.

Walhasil, sebagai pelarian, banyak telecommuter atau remote worker yang kemudian memilih untuk pergi ke kafe dan mengerjakan pekerjaan-pekerjaannya dari sana. Apalagi mereka yang pekerjaannya menuntut kreativitas. Kafe (biasanya) adalah tempat yang tepat untuk memacu kreativitas dan produktivitas kita – salah satu alasannya adalah karena kita kan sudah membayar minuman dan makanan yang cukup mahal, kalau sampai gagal menghasilkan sesuatu, ya rugi.

Begitu pun yang terjadi pada saya.

Selama beberapa bulan terakhir, saya jadi doyan sekali ke ke kafe (akhir-akhir ini bahkan intensitasnya makin tinggi). Walhasil, saya pun sudah merasakan sebagian besar kafe yang lumayan ternama di Jalan Margonda, Depok. Iseng-iseng saya jadi ingin mencoba memberikan semacam review di blog ini, siapa tau berguna bagi yang senasib. 😀

Saya mencoba mengurutkannya dari yang paling favorit sampai yang kurang favorit. Perlu diketahui bahwa aspek penilaian di sini (oh, tentu saja subjektif!) adalah: kecepatan wifi, ketersediaan colokan, minuman/makanannya, dan juga masalah asap rokok. Berhubung saya memang cukup sensitif dengan hal terakhir ini…

1. Dunkin Donuts Depok Town Square

Sampai saat ini, Dunkin Detos adalah tempat ber-wifi ria favorit saya. Pertama, wifinya (kalau lagi normal, dan untungnya sering normal) kencang sekali. Untuk mendownload dari Indowebster, misalnya, kecepatan rata-rata ketika sepi adalah 300 kb/s, terkadang bahkan tembus di atas 500 kb/s. Colokan pun tersedia banyak. Kopi hitamnya enak (terutama kalau baru diseduh di pagi hari), walau saya sebenarnya bukan penggemar donat. Tempat duduknya pun lumayan enak, dan terakhir, AC nya dingin. Sayangnya, bahkan di ruang ber-AC pun diizinkan untuk merokok, jadi terkadang asap rokok mengepul di dalam ruangan. Dan seringkali tempat ini penuh sekali, terutama sore dan malam.

Terakhir: parkirnya nggak bayar! (Btw, fotonya yang jadi header postingan ini)

2. Kedai Kopi Kimung

20130515_231549Salah satu masalah utama kedai ini adalah asap rokok. Karena tempatnya terbuka, orang-orang bebas merokok, dan bagi orang yang agak sensitif dengan asap rokok seperti saya, ini jadi salah satu masalah. Selain itu, karena tanpa AC, terkadang hawanya panas, walau ada kipas angin di setiap sudut kedai. Dan lagi, karena tempatnya terbuka, dan berada di pinggir jalan Margonda persis, kedai ini selalu berisik setiap waktu.

Tetapi masalahnya, kopinya enak (favorit saya adalah kopi Aceh Gayo dengan cara seduh french press), juga dengan pempeknya. Selain itu, wifinya konsisten, saya belum pernah merasakan error sama sekali setelah beberapa kali ke sana. Selain itu, colokan pun banyak sekali, tersebar di mana-mana. Dan di Kimung, terdapat Indovision sehingga terkadang saya pagi-pagi ke sana untuk menonton NBA.

3. Delysh Coffee

Kafe ini letaknya di komplek ruko Depok Mall, tak jauh dari pos keluar parkir. Dari luar, tempatnya kelihatan kecil, tetapi ternyata tempatnya lumayan asik untuk jadi tempat nongkrong atau ber-wifi-ria

Wifinya kencang, barangkali sama seperti Kimung. Sofanya pun enak. Dan tempat ini juga dingin, enak berlama-lama di sana. Sayangnya mejanya terlalu rendah sehingga agak kurang nyaman untuk digunakan menulis (kalau saya tidak salah, ada jenis kursi lain yang lebih nyaman untuk menulis, sih). Sayangnya, karena tempatnya yang agak jauh dari kawasan kos saya di daerah Kukusan, membuat saya baru sekali ke sana. Selain itu, kopinya menurut saya pribadi kurang enak, makanannya juga biasa saja. Tapi untuk dijadikan tempat berwifi ria atau hanya nongkrong biasa, tempat ini cukup recommended.

4. Dunkin Donuts Gramedia Margonda

Sebenarnya tak jauh beda dengan Dunkin Detos, untuk urusan wifi, kopi, dan donatnya pun tak kalah (kopinya bahkan lebih enak menurut saya). Sayangnya untuk urusan colokan, jumlahnya masih kalah dan tempat duduknya entah mengapa kurang nyaman buat saya pribadi. Tapi untuk tempat berwifi ria, tempat ini lumayan nyaman kok.

5. Starbucks Coffee Margo City

Masalah utama Starbucks Margo adalah wifinya. Berkali-kali saya ke sana, dan selalu saja saya tidak pernah bisa mengakses wifi dengan nyaman, entah mengapa. Sekali saya pernah merasakan wifi Starbucks Margo, tapi itu pun dibatasi hanya satu jam.

Tetapi berhubung americano (jenis kopi favorit saya) Starbucks hampir tidak pernah mengecewakan, walhasil saya pun tetap ke sana. Dan tempatnya pun lumayan nyaman, kecuali jika harus duduk di kursi dan meja kayu yang menurut saya ukurannya kecil itu, yang tidak nyaman buat saya yang bertubuh besar ini.

6. Juliet Coffee

20130528_195154Berhubung tempatnya yang besar dan kelihatan mewah dari luar, tempat ini jadi sangat mencolok sejak pertama kali dibuka. Saya baru berminat untuk merasakan tempatnya beberapa minggu lalu, dan sebenarnya tidak terlalu mengecewakan. Colokannya banyak (banget!), hanya sayangnya wifinya, entah mengapa, tidak menyala sama sekali ketika saya ke sana, dan tempat duduknya pun kurang nyaman unutk menulis. Satu-satunya jenis tempat duduk yang ukurannya pas untuk menulis malah sangat besar dan terlihat seperti meja makan, sementara jenis kursi dan meja lainnya tak pas untuk menulis. Pilihan lainnya adalah bar, tetapi pun terlihat kurang nyaman mengingat tempat duduknya kecil dan Anda tidak bisa menyender.

Kopinya? Biasa saja, tapi setidaknya lumayan murah.

7. Berly’s Coffee Margo City

Berli'sAwalnya, tempat ini adalah tempat ngopi favorit saya karena tempatnya lumayan nyaman, di sebuah pojok di Margo City. Hanya saja masalahnya, kualitas wifinya buruk, dan kopinya pun biasa saja, cenderung mahal. Saya pernah mencoba memesan iced americano dan kecewa – selain karena harganya 25 ribu (lebih mahal dari Starbucks), rasanya pun manis. Saya kurang suka kopi yang manis.

8. Killiney Kopitiam Margo City

Untuk masalah tempat, entah mengapa, kopitiam ini kurang nyaman. Sofanya sebenarnya lumayan, tetapi tidak dengan mejanya, wifinya, harganya, dan minumannya pun biasa saja. Apa sih bedanya teh tarik dan kopi tarik? Saya kok nggak merasa ada yang beda ya….

20130527_202121

Advertisements

10 thoughts on “Panduan Tempat Ngopi Bagi Fakir Wifi Di Depok

    • Udah dua kali. Tempatnya lumayan enak, walau agak panas dan sempit. Yang menyenangkan ya karena ada Orange TV dan PS3, saya dua kali nonton bola di sana. Sayangnya satu: kalau malam minggu, terlalu ramai. Saya sih kurang suka.

  1. Saya sering bekerja di cafe dengan internet dalam waktu beberapa jam sehari di Depok.
    Tambahan infonya:
    Starbucks Coffee Margo City, paling mahal, tempat duduk nyaman, bebas rokok, tapi wifinya selalu jelek. Agak riskan untuk meninggalkan laptop buat ke kamar kecil.
    Berly’s Coffee Margo City, harga relatif mahal, wifi lumayan dan tak ada masalah. Cari posisi di depan lokasi pramusaji supaya bisa titip laptop. Sayangnya ada asap rokok dan sekarang sudah tutup.
    Juliet Coffee, buka jam 10 pagi, harga sedang, AC sejuk, wifi OK dengan setiap jam ganti password. Kamar kecil tersedia di sebelah tembok pada tampilan foto di atas. Jadi cukup aman buat ninggalin laptop sebentar. Ada ruangan khusus buat perokok, nggak mengganggu saya yang anti rokok. Bisa pakai Visa atau Mastercard dengan belanja minimal 50 ribu.
    Warung Pasta Jalan Margonda Raya, buka jam 9 sampai jam 2 malam. Harga pastanya tak terlalu mahal, banyak pilihan menu. Wifi lumayan bagus. Ada satpam dan banyak pramusaji, jadi masih aman untuk titip laptop sebentar. Juga bisa pakai Visa atau Mastercard minimal 50 ribu. Kekurangannya adalah tempat duduk sofa hanya ada satu dan agak rendah sementara kursi lain nggak enak buat duduk lama.

  2. dengan aneka ice blend dan kopi premium harga terjangkau

    Tegulas depok
    Rumah teh dan kopi
    Jl.raden saleh raya – studio alam tvri – depok 2 ( 100m dari SMA 3 depok )

  3. Thanks review-nya, bro! Kautahu yang kumau.. haha. Saya jg suka nyari hotspot dan dari yg disebutin di sini baru nyobain Dunkin di Gramed yg ternyata emang oke wifi-nya.

  4. Nambahin Gan, ada cafe yang lumayan baru & enak tempatnya, colokan listriknya juga banyak (fakir listrik… hehehe) namanya Cafe & Resto MCM, lokasinya depannya Dealer Vespa Depok, atau setelah Kedai Kimung kalo dari arah Detos, internet & makanannya lumayan.

  5. Sevendays coffee – margonda raya 468B – depan cano digital print
    Menyajikan aneka menu kopi dan snack dengan espresso mesin dan kopi pilihan
    Masih banyak ke kekurangan di outlet kami. Mohon dimaklumi karena baru buka 7/5/2014
    Harga di mulai dari
    16.000-25.000
    Harga khusus untuk promo bulan ini
    Makanan dam minuman hanya 30rb / orang

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s