Mengapa Bisbol Adalah Olahraga yang Menarik

scienceofswing

Bisbol adalah olahraga yang membosankan.

Itu adalah anggapan yang pasti diamini oleh banyak orang. Tak seperti sepakbola yang serba ‘cair’ dan bisa membuat tubuh penontonnya memompa adrenalin, bisbol memang memiliki banyak jeda yang membuat penonton harus bersabar ketika menontonnya. Jeda itu bisa hadir ketika sang pitcher mengambil nafas sebelum melempar bola, atau ketika terjadi pergantian batter atau pemukul, atau ketika terjadi pergantian giliran menyerang dan bertahan. Bayangkan saja, olahraga ini pada umumnya dilakukan dalam 9 inning, alias 9 kali pergantian bertahan dan menyerang, dan tak ada batas berapa kali sebuah tim bisa melakukan pukulan dalam satu inning. Imbasnya, bukanlah hal yang mengherankan jika satu game bisbol biasanya berdurasi hingga lebih dari tiga jam. Dalam beberapa kasus, durasi itu bahkan bisa lebih panjang lagi – bisa sampai lima atau bahkan enam jam.

Durasi bisbol mungkin tak separah kriket, tapi tetap saja, menyaksikan empat jam orang melempar bola dan berusaha memukulnya bisa menjadi hal yang membosankan. Sangat membosankan. Makanya, tak heran sebetulnya jika olahraga ini tak terlalu populer di Indonesia, juga di banyak negara lainnya. Rasanya hanya ada dua negara yang benar-benar menggilai olahraga ini: Amerika Serikat dan Jepang. Dan memang wajar, karena bagi orang umumnya, olahraga ini memang membosankan.

Tapi bagi para penggemarnya, bisbol adalah olahraga yang sangat menarik. Mengapa? Pertama, karena di bisbol, hasil pertandingan bisa berubah secara drastis kapanpun juga.

Bahkan ketika sebuah tim sudah unggul lima atau enam poin sekalipun, mereka belum akan bisa merasa aman hingga inning terakhir karena tim lawan bisa saja membalikkan keadaan. Sebagaimana yang saya sebutkan di atas, tak ada batasan berapa banyak sebuah tim melakukan pukulan dalam satu inning, sehingga kesempatan sebuah tim untuk membalikkan keadaan secara drastis di satu atau dua inning sangat terbuka hingga akhir.

Tentu saja agar hal ini terjadi, para pemukul tim yang sedang tertinggal itu harus dalam kondisi prima untuk bisa membaca arah bola pitcher lawan dengan baik, sembari berharap pitcher lawan dalam kondisi buruk sehingga ia melempar bola-bola mudah yang bisa menjadi santapan lezat para pemukul.

Kedua, adalah karena bisbol juga memiliki momen-momen yang bisa membuat kita bersorak kegirangan atau bahkan merinding. Dan momen-momen ini bisa diciptakan oleh tim yang menyerang (memukul) dan juga tim yang bertahan.

Bagi tim yang menyerang, momen seperti itu tentu saja hadir ketika seorang pemukul berhasil membuat bola terpukul hingga keluar lapangan, atau homerun. Ketika bola yang dipukul oleh seorang pemukul berhasil terbang hingga keluar lapangan (dan bukan foul), si pemukul bisa berlari langsung melewati base 1, 2, dan 3, dan kembali ke home untuk memberikan timnya satu poin.

Jika tim si pemukul memiliki pemain lain yang sudah lebih dahulu mencapai base, si pemain itu pun bisa berlari melewati base selanjutnya dan kembali ke home. Bayangkan jika semua base terisi penuh (bases loaded) ketika seorang pemukul sukses membuat homerun, artinya tim si pemukul akan mendapatkan empat poin sekaligus karena ada empat pemain yang bisa kembali ke home di saat yang sama. Inilah yang kemudian dinamakan grand slam.

Inilah yang membuat alasan pertama bisa terjadi. Inilah kenapa sebuah tim yang sedang unggul tidak bisa bersantai-santai sampai akhir meski mereka sedang unggul besar sekalipun. Salah satu contoh bagaimana sebuah tim bisa membalikkan ketertinggalan untuk meraih kemenangan di inning terakhir lewat grand slam bisa dilihat di video di bawah ini.

Homerun, apalagi grand slam, selalu memberikan sensasi yang hebat. Jika tim jagoan Anda yang melakukannya, sensasi kegembiraan yang dirasakan akan melimpah, sementara kalau tim jagoan Anda yang menjadi korban, perasaan ingin mengutuk si pitcher kadang bisa muncul. Tetapi selain homerun, ada juga momen lain yang kerap membuat penggemar bisbol kegirangan, dan momen ini tidak diberikan oleh tim yang menyerang, namun tim yang bertahan. Momen itu adalah double play!

Double play, sederhananya, adalah momen ketika tim yang bertahan bisa membuat out dua pemain sekaligus. Lihat video ini untuk lebih jelasnya.

Bayangkan jika tim jagoan Anda melakukan double play berkali-kali dalam satu game. Sungguh menyenangkan.

Selain double play, ada juga triple play. Sesuai namanya, di sini ada tiga pemain lawan yang out sekaligus. Ini bahkan lebih mengasyikkan lagi.

Inilah asyiknya bisbol. Bahkan pertahanan pun bisa menghasilkan permainan yang sangat enak untuk dilihat. Dan inilah salah satu alasan mengapa bisbol sebetulnya sangat menarik….. terutama untuk mereka yang memang menyukainya.

Ingin menyukai bisbol? Cara termudah untuk melakukannya, menurut saya, adalah dengan membaca manga.

Manga memang luar biasa. Ia bisa menginspirasi kita, dan membuat sesuatu yang mungkin dipikir membosankan menjadi terlihat sangat menarik. Manga pula lah yang membuat saya mulai menyukai bisbol pada tahun 2014 lalu. Awalnya hanya karena membaca manga-manga buatan Adachi Mitsuru, yang memang kerap membuat manga bertema bisbol, dan lama kelamaan mulai tertarik juga untuk menonton bisbol di dunia nyata. Saat itu, kebetulan musim MLB sedang memasuki post-season, semacam masa playoffs di NBA, atau babak knockout di turnamen sepakbola seperti Liga Champions Eropa, sehingga game-game yang disuguhkan pun sangat menarik karena sangat menentukan. Momen yang pas inilah yang membuat bisbol menjadi semakin menarik di mata saya.

Ada banyak kok manga bertema bisbol, terutama karena bisbol adalah olahraga terpopuler di Jepang sana. Jadi, ada banyak pilihan juga untuk memulai langkah masuk ke dunia bisbol. Misalnya, coba baca H2 karya Adachi-sensei, atau Diamond no Ace karya Yuji Terajima.

Jadi, tertarik untuk mulai menyelami dunia bisbol?

Advertisements

2 thoughts on “Mengapa Bisbol Adalah Olahraga yang Menarik

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s