Ide bisa datang tanpa diundang. Ide bisa datang kapan saja. Tapi bikin kesal kalau dia datang ketika kita sudah siap tidur. Dan kau tahu, ia bisa saja seenak udelnya (memangnya udel enak ya?) pergi tanpa jejak, begitu saja, dari otak kita. Terhapus selamanya dari memori.

Tak ada pilihan selain membuka buku/smartphone/laptop lalu mencatatnya. Sementara kantuk pelan-pelan pergi, ngambek, karena merasa diabaikan…

View on Path

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s